Penyakit dalam perikanan disamping disebabkan oleh parasit dan bakteri, salah satu agen patogen yang paling berbahaya adalah virus. Penyakit virus sangat meresahkan industri budidaya sebab dapat menyebabkan kematian massal dan kerugian ekonomi yang cukup tinggi. Tingkat penularan penyakit viral ini juga lebih cepat bila dibandingkan agen patogen lainnya.
Pemeriksaan penyakit yang disebabkan virus umumnya dapat dilakukan dengan dua cara yakni secara konvensional dan bioteknologi. Pemeriksaan virus secara konvensional dilakukan dengan pemeriksaan mikroskopis baik secara sederhana maupun histopatologi dan isolasi virus. Isolasi dan identifikasi virus pada ikan tidaklah mudah karena ikan merupakan hewan poikilotermik serta banyaknya assay, tehnik budidaya, dan diagnostik yang dikembangkan pada hewan darat sehingga masih diperlukan dimodifikasi.